Home Kesehatan Stroke Itu Penyakit Berbahaya, Alasan Anda Harus Sering Check Up

Stroke Itu Penyakit Berbahaya, Alasan Anda Harus Sering Check Up

by farah waahyuni
0 comment

Medical check-up secara terpola bisa menjauhkan kita dari stroke. Konsultan Senior dari National Health Centre, Singapura, Tan Ru San, merekomendasikannya tiap satu tahun sekali. Terlebih untuk mengecek kesehatan jantung.

Perbuatan ini guna memutuskan bahwa jantung masih berdenyut dengan melodi dan melodi beraturan. Itu berarti kita tak menderita atrial fibrillation (AF). Sebuah situasi ketika jantung berdenyut tidak beraturan yang bisa meningkatkan risiko stroke dampak penggumpalan darah.

Dapat lima kali lipat (risiko untuk kena stroke), ujar Tan Ru San.

Sementara untuk pasien AF, Tan Ru San mengimbau supaya jangan menunggu hingga satu tahun dahulu. Dapat kapan saja. Seperti tubuh mulai terasa tak nyaman, seketika cek ke dokter.

Adapun ilustrasi dari sesuatu yang tak nyaman itu, ialah badan mendadak gampang sekali lelah, deg-degan, atau nafas menjadi pendek.

Tubuh telah beri sinyal-sinyal melainkan kita cenderung abai, kata Tan Ru San.

Abai dan cuek ini justru membahayakan. Stroke dapat timbul sekalipun kita telah mati-matian menolak kemunculan penyakit itu.

Kita boleh mengklaim bahwa jantung sehat-sehat saja. Melainkan, yang terasa belum tentu cocok “kenyataan” sesudah mengerjakan check-up.

Berdasarkan Profesor Tan Ru San, tidak sedikit pasien AF tak mempunyai gejala, pun cenderung merasa tak mempunyai gejala-gejala yang mengarah ke sana.

Penting untuk kita mendiagnosis AF sebab melodi tak normal bisa menyebabkan gumpalan darah terwujud di jantung. Nanti dokter akan memberikan obat pengencer darah guna menghentikan penyusunan darah hal yang demikian. Dengan semacam itu, terhindar dari stroke.

Dalam peluang yang sama, hadir pula Anthony Quek. Bapak berumur 60 tahun ini merupakan pasien stroke sebab AF. Dikala ini tengah pemulihan sesudah mengerjakan pengobatan memakai Rivaroxaban.

Ia bercerita, sempat dilanda rasa tidak percaya semacam itu dokter mendiagnosis ia dengan AF. Selama ini ia merasa sehat-sehat saja. Senantiasa mengkonsumsi makanan sehat, tak mengisap rokok, tak pula minum minuman keras, dan yang paling secara khusus ia rajin sekali berolahraga.

Akan melainkan, ada satu yang tidak bisa ia hindari, adalah stres. Stres di daerah kerja. Tan Ru San mengiyakan bahwa stres juga dapat menyebabkan AF. Ditambah pula elemen risiko besar yang lain, seperti darah tinggi, gangguan jantung (cardiac disease), dan diabetes.

Stroke Anthony derita sebab ia tak rajin mengkonsumsi obat yang dikasih dokter. Sesudah stroke menyerang, pria yang acap kali dipanggil untuk berbagi kisah hidup selama melawan stroke itu, jadi rajin minum obat.

Tan Ru San kembali mengingatkan, stroke seperti bom waktu. Kapan saja ia berharap meledak, ia akan meledak, tinggal menunggu waktu saja.

You may also like

Leave a Comment