Home Kesehatan Beberapa Bakteri Makanan Yang Bisa Membahayakan Kesehatan

Beberapa Bakteri Makanan Yang Bisa Membahayakan Kesehatan

by farah waahyuni
0 comment

Organisasi Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyuarakan, satu dari enam orang di Amerika Serikat terkena penyakit dampak makanan terkontaminasi kuman.

Paling tak adabeberapa kuman dalam makanan yang semestinya Anda hindari.

1. Vibrio

Vibrio Parahaemolyticus hidup di air asin. Kuman ini kerap kali ditemukan dalam makanan laut yang masih mentah.

Orang yang makan kerang mentah atau separuh matang, rentan terinfeksi kuman ini. Dalam 24 jam, ia akan mengalami gejala seperti diare disertai dengan keram perut, mual, muntah, demam, dan menggigil.

Gejalanya dapat bertahan sampai tiga hari. Infeksi yang lebih berat dapat terjadi pada orang dengan metode kekebalan tubuh yang lemah.

CDC memperkirakan, 4.500 kasus infeksi kuman ini terjadi. Untuk itulah, Anda semestinya memasak makanan laut dengan benar.

2. Toxoplasma

Berdasarkan CDC, lebih dari 60 juta pria, wanita, dan buah hati-buah hati di Amerika Serikat membawa parasit Toxoplasma Gondii. Melainkan, jarang ada gejala yang terjadi sebab metode kekebalan tubuh mencegah parasit hal yang demikian menyebabkan penyakit.

Melainkan, orang yang terkena toxoplasmosis dapat mengalami gejala seperti flu, sakit kepala, nyeri tubuh, dan demam.

Parasit hal yang demikian juga dapat menyebabkan situasi sulit serius seperti kerusakan otak, mata, dan organ tubuh lain. Terutamanya bagi wanita hamil dan orang dengan metode kekebalan tubuh yang lemah.

Parasit ini dapat berkembang menjadi infeksi saat bersentuhan dengan kotoran kucing. Atau, dapat terbawa ketika memakan daging yang terkontaminasi, mentah, atau tak dimasak dengan benar, serta minum air yang mengandungnya.

Untuk itu, CDC menganjurkan untuk memasak makanan pada temperatur yang aman, mencuci tangan ketika mengolah makanan, menghindari minum air yang tak bersih, dan kalau hamil, menjauhi kotoran kucing.

3. Salmonella

Salmonella sering kali ditemukan pada unggas mentah, telor, daging sapi, dan kadang pada buah serta sayuran yang tak dicuci.

Infeksinya bisa menyebabkan gejala seperti demam, diare, keram perut, dan sakit kepala. Umumnya akan berlangsung empat sampai tujuh hari.

Tanpa pengobatan bahkan kadang kala salmonella tak akan membahayakan. Melainkan, bagi orang tua, bayi, dan orang dengan situasi penyakit kronis, hal ini dapat menyebabkan kematian.

Berdasarkan CDC, buah hati di bawah 5 tahun ialah mereka yang berisiko menerima salmonellosis.

Untuk mencegah infeksi, jangan memakan telor, unggas, atau daging yang mentah. Kecuali itu, daging yang belum matang semestinya terpisah dari produk makanan yang siap untuk dimakana.

4. Norovirus

Norovirus menyebabkan penyakit radang lambung dan usus atau gastroenteritis.

Virus ini kadang ditemukan pada makanan atau minuman yang terkontaminasi. Kecuali itu, juga dapat menyebar pada permukaan benda atau kontak dengan orang yang terinfeksi.

Gastroenteritis dapat benar-benar menular. Gejalanya termasuk mual, keram perut, muntah, diare, sakit kepala, demam dan kelelahan, yang cenderung berlangsung selama sebagian hari.

Kebanyakan orang akan sembuh sendiri. Melainkan, bagi mereka yang kekurangan cairan mungkin akan butuh rawat inap.

CDC mencatat 23 juta infeksi norovirus terjadi tiap-tiap tahun di Amerika Serkiat. 50 ribu orang semestinya rawat inap, dan 310 orang meninggal dunia.

Untuk mencegah itu, seringlah mencuci tangan dengan sabun dan air. Olah makanan dengan bersih dan aman. Bersihkan juga permukaan kumal di dapur dan kamar mandi dengan cairan disinfektan.

You may also like

Leave a Comment