Home Kesehatan Alasan Kenapa Kamu Bisa Tidur Lebih Lama Di Bandingkan Banyak Orang

Alasan Kenapa Kamu Bisa Tidur Lebih Lama Di Bandingkan Banyak Orang

by farah waahyuni
0 comment

Sebagian orang seperti tak pernah cukup tidur. Sedangkan, mereka telah tidur selama berjam-jam, melainkan konsisten kelelahan. Sementara, orang lain tidur lebih sejenak dan bangun dalam kondisi segar.

Dapat tidur sebagian jam lebih lama di akhir minggu, memang bonus yang menyenangkan. Tetapi apabila hal ini jadi keperluan harian, dapat jadi ada problem dengan tubuhmu. Apalagi, apabila di siang hari kau masih merasa kelelahan.

Tetapi, jikalau seseorang tidur dalam waktu yang luar awam lama dan konsisten tak merasa segar, ia butuh menemui ahli tidur.

Huffington Post bertanya pada para ahli tidur, mengapa jam tidur beberapa orang tak beraturan, dan apa yang mesti dikerjakan sekiranya hal ini jadi problem. Berikut jawabannya:

1. Tertanam dalam DNA

Riset menyimpulkan, genetika dapat jadi memainkan peran, mengapa sebagian orang perlu jam tidur tambahan. Hati remaja juga secara awam tidur lebih lama, dan susah untuk bangun.

2. Dapat jadi pedoman gangguan tidur

Kau dapat jadi menderita satu dari sebagian gangguan tidur, yang berpengaruh waktu mengawali hari yang lebih siang. Salah satunya ialah hypersomnia, atau mabuk tidur. Gangguan ini dinamakan demikian, sebab dikala terbangun, penderitanya akan merasa sirna arah. Kau dapat mengalami gangguan ini di umur berapa malahan, dan penyebabnya masih belum dikenal.

Gangguan syaraf langka yang disebut sindrom Kleine-Levin, atau “sindrom putri tidur” juga dapat menyebabkan keperluan tidur yang teramat betul-betul.

Riset menemukan, sindrom ini cuma memberi pengaruh satu dari satu juta orang.

3. Dampak kesehatan mental

Riset menonjolkan, ada relasi antara depresi dan gangguan tidur. Umumnya dikaitkan dengan kasus insomnia atau hypersomnia.

Sebagian pengobatan untuk situasi tertentu juga dapat menyebabkan rasa grogi (linglung) dan waktu tidur lebih lama. Jadi opsi terbaiknya ialah berkonsultasi dengan dokter.

4. Keadaan medis lain

Cedera otak yang traumatis juga dapat menyebabkan waktu tidur lebih panjang, ujar During. Satu studi menemukan, orang yang baru saja mengalami cedera otak traumatis kerap tidur lebih lama dibandingi orang yang sehat.

Tidur juga mempunyai relasi kuat dengan korban stress berat, dan riset menonjolkan, fungsi otak akan membaik sesudah tidur yang cukup.

5. Amat kurang tidur

Sekiranya kau kerap begadang, wajar jikalau walhasil waktu tidurmu lebih lama ketika walhasil bisa peluang. Untungnya, hal ini hanyalah konsekuensi dari kebiasaanmu, dan bukan indikasi penyakit. Selama hal ini tak menjadi pola tidur alamimu, ujar During.

Tetapi perlu diingat juga, mengganti waktu tidur dengan waktu tidur siang yang sporadis atau waktu tidur malam yang lebih panjang tak senantiasa memberi hasil yang diperlukan.

Chervin mengatakan, banyak orang menganggap tidur dapat ditabung. Jadi mereka tidur sedikit malam ini, dan berdaya upaya dapat menggantinya dengan tidur yang lebih lama esok hari malam. Riset menonjolkan, tidur selama 10 jam sesudah tak tidur sama sekali, cuma akan mendongkrak kesejukan tubuh pada mulanya saja. Sesudah itu kau akan drop.

Ikhtisarnya: Sekiranya kau terus merasa letih walau cukup tidur, periksakan diri ke dokter, ujar During.

Tetapi jikalau kau terbangun dalam situasi segar dan siap mengawali hari, tidur lebih lama kadang-kadang waktu tak akan memunculkan kerugian.

You may also like

Leave a Comment