Home Wisata 5 Tips Bepergian dengan Pesawat saat Pandemi

5 Tips Bepergian dengan Pesawat saat Pandemi

by admin
0 comment
5-Tips-Bepergian-dengan-Pesawat-saat-Pandemi

Ketika pandemi Covid-19 belum berakhir, tetapi Anda harus pergi ke luar kota atau ke pulau lain karena keadaan mendesak menggunakan pesawat, maka mau tidak mau Anda wajib mematuhi protokol kesehatan. Salah satu syarat penerbangan adalah adanya tes rapid dan juga tes swab PCR. Jika Anda belum sempat rapid test saat akan naik pesawat, calon penumpang dengan tiket Citilink dari Jakarta dapat memanfaatkan fasilitas rapid test.

Naik Pesawat saat Pandemi

Pada saat Anda ingin ke luar kota atau pulau saat pandemi, kebiasaan saat naik pesawat akan sedikit berubah dibandingkan sebelum pandemi. Berikut beberapa tips yang dapat Anda terapkan saat bepergian ketika pandemi:

1. Selalu Gunakan Masker dan Face shield

Menggunakan masker merupakan kewajiban saat bepergian. Gunakan masker kain dua lapis atau tiga lapis sesuai dengan standar yang diwajibkan. Anda bisa melapisi masker kain dengan tisu atau kain yang spunbond untuk lapisan di dalam masker.

Untuk melengkapi perlindungan dari droplets, Anda juga bisa menggunakan face shield saat berada di dalam pesawat. Gunakan perlindungan diri ini saat di dalam pesawat dan sebaiknya Anda tidak melepasnya terlalu sering, kecuali untuk minum atau makan. Sebaiknya, jangan menyentuh masker dengan tangan.

2. Membawa Hand Sanitizer dan Disinfektan

Bawalah hand sanitizer dan desinfektan kemanapun Anda pergi. Anda bisa mengisi botol kecil dengan gel pembersih tangan dan menggunakan botol semprot kecil untuk desinfektan. Gunakan setelah Anda menyentuh permukaan yang sering disentuh orang lain dan juga pada saat berada di toilet pesawat.

Membawa sabun cair ke manapun di samping hand sanitizer juga bisa Anda lakukan untuk perlindungan diri yang lebih baik. Anda bisa membawa botol sabun cair kecil dan gunakanlah saat berada di toilet bandara.

3. Membawa Kantong untuk Cadangan Masker

Gantilah masker kain Anda selama kurang lebih tiga atau empat jam sekali saat bepergian. Oleh karena itu, bawalah masker sebanyak mungkin saat perjalanan apalagi jika perjalanan Anda memakan waktu lama. Untuk menyimpan masker yang telah digunakan, bawalah kantong plastik dengan pengunci di atas.

4. Menggunakan E-Ticket

Gunakan e-ticket agar tidak terlalu banyak kontak dan juga menyentuh kertas tiket. Tiket Citilink elektronik ini juga bisa digunakan untuk mendapatkan layanan rapid test apabila Anda terbang dari Jakarta.

Anda bisa mendaftar rapid test di klinik-klinik rekanan dengan Citilink. Tes ini memiliki tenggat waktu hingga 14 hari. Agar lebih aman dan rapid test masih berlaku, lakukan tes ketika akan berangkat, misalnya satu atau dua hari sebelum berangkat.

Anda cukup menunjukkan e-tiket dan juga nomor kartu tanda penduduk (KTP) untuk mengklaim tes ini. Rapid test dapat diambil 10 menit setelah sampel darah diambil. Agar Anda dapat terbang, hasil Anda harus non-reaktif. Apabila ketika tes hasil reaktif, maka Anda harus menunda penerbangan.

5. Tunda Pergi jika Merasa Sakit

Apabila Anda merasa kurang enak badan saat akan berangkat, sebaiknya Anda menunda perjalanan. Ketika Anda sakit, sistem imun tubuh akan melemah sehingga tubuh Anda mudah dihinggapi virus.

Apabila Anda merasakan gejala Covid-19, Anda juga harus menunda penerbangan dan lebih baik berada di rumah atau menghubungi fasilitas kesehatan terpercaya. Beberapa gejala Covid-19 antara lain seperti flu dan gangguan pencernaan dengan demam tinggi disertai dengan tidak bisa mencium atau merasa dalam beberapa hari.

Sebelum ke bandara, Anda juga bisa membaca beberapa aturan terkait dengan protokol kesehatan di bandara. Untuk pemegang tiket Citilink, Anda harus datang ke bandara tiga jam sebelum keberangkatan pesawat. Oleh karena itu, aturlah waktu agar tidak terjebak macet di jalan.

You may also like

Leave a Comment